Keuntungan Memakai Pakaian Dalam Seamless yang Tidak Kamu Sangka

Pakaian dalam seamless kini telah menjadi begitu populer. Seamless sendiri mengacu pada item celana dalam dan bra yang smooth dan langsung pas di kulit. Jadi, ini adalah jenis pakaian dalam yang membuat pemakainya seperti tidak memakainya karena item seperti ini diproduksi dengan mesin rajut bundar. Tidak seperti pakaian dalam lain, pakaian dalam seamless dibuat langsung dari benang dan bukan dari kain lamellate. Lalu, apa sih keuntungan memakai pakaian dalam seamless?

Menawarkan kenyamanan bagi pemakainya

Keuntungan paling utama ketika kamu memakai pakaian dalam seamless adalah kenyamanan. Tidak peduli itu adalah celana dalam atau bra, item tersebut memiliki tekstur lembut yang dibuat dari bahan yang halus dan sangat elastis. Jadi, pakaian dalam jenis ini akan terasa pas dan cocok di tubuh. Kenyamanan saat memakai pakaian dalam pun menjadi prioritas utama bagi kaum hawa agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pakaian dalam seamless tidak akan nampak dari luar

Jahitan pakaian dalam seringkali terlihat dari bagian bawah pakaian, terutama ketika kamu sangat berkeringat. Hal ini bukan hanya menjadi tidak estetis, tetapi juga membuatmu tampak tidak profesional di tempat kerja. Beda dengan pakaian dalam seamless yang tidak akan membuatnya terlihat dari luar sehingga model ini sekarang banyak disukai.

Kualitas penyerap kelembapan sangat direkomendasikan

Memakai seamless memungkinkan terjadinya pengeringan udara yang lebih mudah dari tubuh karena tidak bisa dipungkiri lagi jika sebagian aktivitas yang dilakukan oleh kaum hawa di luar bisa membuatnya berkeringat. Mengenakan pakaian dalam seamless pun dapat memastikan kamu akan tetap merasa nyaman.

Dapat mendukungmu saat berolahraga

Saat berbicara tentang pakaian dalam, variasi seamless menawarkan support ketika kamu sedang berolahraga. Model seperti ini tidak lengket, tetapi pas di badan dan memberi dukungan yang ketat pada bagian panggul hingga membuat kamu percaya diri dalam melakukan berbagai gerakan tanpa merasa malu. Pakaian dalam seamless ini memang secara khusus dirancang agar tidak terselip dan bahkan ketika kamu harus melakukan gerakan kuat seperti saat harus squat, running, atau treadmill.

Pakaian dalam seamless dianggap eco-friendly

Kamu mungkin kaget saat tahu kalau banyak dari model pakaian dalam seamless dibuat dari bahan yang ramah lingkungan, sehingga menjadi pilihan luarbiasa bagi orang yang menjalani ‘green living’, sekaligus orang yang peduli pada lingkungan. Beberapa dari jenis pakaian dalam ini juga dibuat dari bahan hypo-allergenic dan daur ulang, seperti serat bambu, di mana ini sepenuhnya organik dan alami. Kabar baiknya lagi adalah si pemakai tidak akan mengalami masalah kulit kemerahan, gatal, atau iritasi, biarpun memakainya tiap hari.

Harga juga tidak terlalu mahal

Meskinpun datang dengan teknologi yang lebih baik, sebagian besar produk pakaian dalam seamless juga tersedia dengan harga yang terjangkau. Ini menjadi salah satu alasan lain kenapa produk ini banyak dicari. Jadi, selain menawarkan kenyamanan saat dikenakan,  kamu juga akan bisa mendapatkan produk pakaian dalam seamless yang ramah di kantong.

Menjadi tren di masa yang akan datang

Jenis pakaian dalam ini lebih ringkas, namun bisa membuat kamu merasa percaya diri. Kenapa? Karena model seperti ini juga memiliki fitur body-building, nyaman, anti-mikroba, dan cocok ketika kamu harus fitness. Hal ini pun akan sesuai dengan lifestyle kamu yang ingin hidup sehat, sekaligus nyaman. Tidak heran jika dalam beberapa tahun terakhir ini, pakaian dalam seamless menjadi mainstream untuk industri underwear di masa yang akan datang dengan nilai komersial yang sangat tinggi.

Tips Memakai Lingerie Biar Kamu Bisa Tampil Percaya Diri dan Memikat

Tiap wanita tentu ingin tampil cantik dan memikat. Salah satunya adalah dengan memakai lingerie yang pas di badan. Walaupun tidak ada yang bisa melihatnya, kecuali suami, itu saja sudah bisa membuatnya percaya diri. Namun sayangnya, banyak wanita yang keliru saat membeli lingerie. Biar kamu bisa terlihat cantik dan menarik, yuk simak tips memakai lingerie berikut ini.

Jaga warna tetap simpel

Warna hitam, putih, atau dengan sedikit warna untuk menonjolkan lekuk dan bentuk tubuh akan tampak lebih elegan dan bisa membangkitkan suasana hati yang menyenangkan bagi pemakainya. Sedangkan warna-warna cerah ternyata tidak terlalu sukses untuk mengekspresikan hal demikian.

Memakai lingerie yang pas berarti kamu akan memakai item tersebut untuk bisa menampilkan bentuk tubuh yang menarik. Apapun yang mengalihkan perhatikan dari itu semua, dianggap tidak ideal. Jika kamu masih ragu, memakai dasar hitam akan selalu membuatmu tampak lebih chic tanpa harus berusaha terlalu keras.

Pastikan lingerie yang kamu pakai pas di badan, jangan terlalu ketat atau longgar

Sangat penting bagi kamu untuk merasa nyaman dan ‘wah’ ketika memakai pakaian dalam dan menjadi sangat sulit untuk melakukannya kalau kamu tiba-tiba harus membetulkan tali BH, menyesuaikan kembali celana dalam atau harus menggaruk-garuk badan karena pakaian yang kamu pakai bikin gatal.

Menarik-narik dan menggaruk-garuk sesuatu yang ada di bawah pakaian menandakan jika kamu tidak nyaman dengan apa yang kamu pakai. Jika lamu melakukannya di jalan, akan ada banyak orang yang melihatnya. Seperti halnya seperti tren mode yang tidak diciptakan sama, tiap style lingerie juga tidak sama untuk tiap orang. Jika kamu merasa tidak nyaman saat memakainya, jangan pakai karena itu hanya akan jadi masalah.

Jangan memakai apapun yang sulit untuk dilepas

Mencoba untuk melepaskan pakaian dalam yang kita sendiri tidak tahu bagaimana cara melakukannya hanya bikin emosi dan membuat mood jadi uring-uringan. Jangan berasumsi kalau kamu tahu semua hal tentang bagaimana untuk melepaskan kancing, resleting atau apapun dengan benar jika memang kamu sama sekali belum pernah melakukan.

Agar terhindar dari ribetnya melepas pakaian dalam, lebih baik kamu memakai lingerie yang simpel, atau jika kamu suka dengan model yang chic, kamu harus sudah tahu bagaimana untuk melepaskan. Jadi sebelum membeli, pastikan kamu sudah bisa mengenakan dan melepaskannya.

Permanis dengan aksesoris

Lingerie yang kamu pakai mungkin hanya kamu sendiri yang bisa lihat. Tetapi, ada hal lain yang ternyata bisa kamu lebih merasa percaya diri. Sebagai tambahan, kamu bisa memakai aksesoris lain seperti perhiasan atau aksesoris lain. Saat beraktivitas, seorang wanita bisa merasa lebih pede dengan penampilannya. Tidak hanya diluarnya saja, tetapi ia juga merasa senang saat memakai lingerie.

Tahu bagaimana untuk menonjolkan bentuk tubuh

Setiap wanita tentu ingin merasa cantik dan percaya diri dengan penampilan dirinya. Kalau kamu punya pemikiran demikian, salah satu kuncinya adalah dengan tahu bagaimana untuk menonjolkan bentuk tubuh dengan pakaian dalam yang kamu pakai. Di sisi lain, jangan mencoba untuk  memakai sesuatu yang tidak pas di tubuh karena ini hanya akan membuat kamu merasa tidak nyaman. Ingatlah bahwa manusia seringkali memproses sesuatu secara visual. Jika kamu merasa suka dengan apa yang kamu pakai, itu sudah cukup membuatmu merasa nyaman. Pada akhirnya, saat memakai lingerie, kenakanlah item yang membuat merasa terlihat menarik, dan bukannya memakai item yang membuatmu tampak seksi tapi tidak membuatmu merasa nyaman dan bikin ribet.

Ladies, Memilih Underwear yang Nyaman itu Wajib. Begini Cara Melakukannya!

Ladies, bila kamu ingin tetap enjoy saat beraktivitas, memilih underwear yang nyaman itu menjadi satu hal yang wajib. Sebenarnya, tidak sulit untuk melakukannya karena jika kamu sudah tahu bentuk tubuh sendiri, itu sudah sangat membantu karena hal lainnya tinggal mengikuti. Biar tidak salah pilih, yuk simak bagaimana sih cara untuk memilih underwear yang nyaman.

Temukan underwear yang Pas di Badan

Untuk memilih underwear yang nyaman, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah sebagai berikut:

  • Temukan item yang pas di badan. Caranya, ukur bagian pinggang dan pinggul. Jika sudah menemukan angkanya, hal selanjutnya akan jauh lebih ringan karena kamu bisa dengan mudah menemukan ukuran underwear yang nyaman di tubuh. Untuk poin ini, kamu bisa menggunakan pita pengukur untuk mengukur bagian pinggang dan pinggul.
  • Carilah item yang elastis. Kamu pasti tidak ingin terus-menerus menarik celana dalam ke atas sepanjang hari karena melorot, bukan? Agar hal ini tidak terjadi, saat memilih underwear yang nyaman kamu perlu memilih model yang elastis pada bagian pinggang.
  • Hindari memakai underwear yang terlalu ketat. Pakaian dalam yang terlalu ketat tidak hanya bisa menyebabkan tonjolan dan bentuk yang terlihat tidak menarik di bawah pakaian, tetapi juga menyebabkan radang kulit dan iritasi akibat gesekan. Secara umum, pakaian dalam yang ketat juga bisa meninggalkan bekas pada kulit dan membuatmu lebih cepat berkeringat.
  • Periksa kenyamanan sebelum beraktivitas. Sebelum kamu keluar rumah, penting juga untuk memastikan bahwa underwear yang kamu pakai pas di badan, tidak ada yang menggulung, kendur atau melorot di bawah pakaian karena ini nanti akan membuatmu merasa tidak nyaman saat beraktivitas.

Pilih Bahan underwear yang Tepat

Ketika memilih underwear yang nyaman, kamu juga perlu mempertimbangkan jenis bahan dari underwear yang akan kamu beli. Agar nyaman dipakai, kamu bisa terapkan tips berikut ini.

  • Carilah underwear dari bahan katun. Katun adalah ‘raja’ dalam hal pakaian dalam yang nyaman karena dapat bernapas. Ini berarti kelembapan tidak akan terperangkap pada bahan sehingga kamu tidak akan berkeringat saat memakainya dan tidak perlu merasa khawatir akan infeksi bakteri dan infeksi jamur.
  • Pilih bahan sintetis untuk tampak lebih ramping. Sementara underwear dengan bahan katun bisa bernapas membuat kamu merasa nyaman, namun model ini tidak selalu tampak mulus di bawah pakaian. Untuk kesan lebih ramping dan pas di badan, kamu perlu jenis bahan sintetis yang elastis seperti nilon, lycra atau spandek. Namun, pastikan bila bagian selangkangan dilapisi dengan katun agar kamu tetap merasa nyaman. Jika tidak, hal ini hanya akan memicu iritasi kulit yang pada akhirnya membuatmu risih.
  • Pakai underwear dari sutera hanya untuk momen istimewa. Underwear dari bahan sutera jelas memiliki kesan mewah dan seksi. Tetapi bahan ini tidak bisa bernapas seperti halnya underwear yang dibuat dari bahan katun. Itu artinya ada kemungkinan besar jika kelembapan akan terperangkap pada underwear hingga bisa menyebabkan iritasi kulit. Agar hal ini tidak terjadi, kamu bisa pakai underwear dari bahan sutera hanya untuk momen istimewa karena ini bisa membuatmu merasa nyaman. Hal ini juga berlaku untuk jenis underwear mewah lain seperti lace atau dengan rendra. Biarpun underwar berendra terkadang juga punya lapisan katun, namun model seperti ini tidak selalu memberi kenyamanan dan tidak tahan lama.

Memilih Celana Dalam yang Tepat Juga Bikin Kamu Sehat. Kok Bisa?

Saat memilih celana dalam, banyak kaum hawa yang hanya mempertimbangkan tentang ukuran dan model saja. Itu tidak sepenuhnya keliru, namun ada juga faktor lain yang perlu kamu pikirkan karena jika kamu memiliki celana dalam yang tepat, itu juga bisa menunjang kesehatanmu. Biar tidak salah pilih, kamu bisa simak tips memilih celana dalam berikut ini.

Hindari model thong ketika sedang berolahraga

Banyak ahli kesehatan yang menyarankan kamu untuk menghindari model thong atau bertali sesering mungkin, terutama ketika sedang berolahraga. Model thong biasanya cukup ketat dan cenderung mudah bergerak naik-turun ketika kamu sedang berolahrga. Hal demikian seperti yang diungkapkan oleh Dr. David Bank.

Bahwa, semua ini bisa memicu gesekan dan panas yang pada akhirnya menyebabkan UTIs atau urinary track infection dan juga infeksi bakteri pada bagian vagina, terlepas dari bahan yang digunakan. Ketika berolahraga, memilih celana dalam dengan teknologi pelembap akan bekerja dengan sangat baik untuk membantu mencegah infeksi jamur.

Lebih baik menghindari memakai thong secara umum

Cobalah untuk bertahan dengan model brief dan boyshort tiap hari, dan bukannya model thong. Kenapa? Karena model thong dapat menyebabkan bakteri menyebar, di mana ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih dan infeksi vagina. Dr. Iris Orbuch pernah menulis untuk Cosmopolitan bahwa bakteri umum dalam tinja, salah satunya E. Coli dapat ditularkan ke vagina melalui thong.

Jika bakteri ini naik ke rahim, kamu bisa terkena radang panggul, atau bahkan jika masuk ke dalam organ kandung kemih, kamu bisa terkena infeksi kandung kemih. Namun jika kamu suka memakai thong, paling tidak kamu memilih item dengan bahan katun untuk menghindari semua masalah kesehatan tersebut.

Berusahalah untuk memilih celana dalam berbahan katun

Ketika berbicara tentang bahan celana dalam yang akan digunakan tiap hari, katun adalah pilihan paling tepat. Serat alam ini cocok dikenakan kapan saja dan bisa membuat kamu merasa nyaman. Di sini, bahan katun dapat mengeringkan kelembapan pada kulit, serta menghambat pertumbuhan jamur sehingga memilih celana dalam dengan bahan katun adalah pilihan yang bijak.

Hal demikian seperti yang ditulis oleh Jan Sheehan yang dipublikasikan untuk Everyday Health. Kamu juga direkomendasikan menghindari bahan sintetis seperti nilon dan lycra, karena kedua bahan tersebut dapat memerangkap kelembapan dan panas, yang bisa menjadi tempat berkembangbiak untuk jamur. Jika memungkinkan, cobalah setidaknya untuk mengenakan celana dalam yang memiliki lapisan katun pada bagian dalam.

Jika kamu berolahraga dengan mengenakan celana dalam katun, pastikan untuk segera menggantinya setelah selesai olahraga. Celana dalam katun memang bisa mencegah infeksi jamur, tetapi jika pada kondisi berkeringat, bahan yang mengering dengan lambat dapat meningkatkan risiko kamu terkena infeksi jamur. Untuk mengurangi risiko itulah kamu dianjurkan segera mengganti celana dalam setelah berolahraga.

Kemudahan Pada Shapewear yang Perlu Diwaspadai

Banyak orang yang suka memekai spanx untuk aktivitas sehari-hari. Namun jika kamu sering memakainya, itu bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang serius. Hal yang sama juga berlaku untuk celana spandek dan skin-hugging jeans. Agar tidak menimbulkan masalah kesehatan, kamu pun dianjurkan untuk lebih bijaksana saat memilih celana dalam.

Menurut Dr. Orly Avitzur, terlalu sering menganakan shapewear dan pakaian dalam yang ketat lain bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Alih-alih, cobalah untuk memakai item tersebut paling banyak hanya 2x dalam seminggu dan ketika mengenakannya, pastikan untuk memakai pakaian dalam berbahan katun dibawahnya.